Rendy037 | UMSIDA - Rangkuman Praktikum Pemrograman Web

1. HTML (Hypertext Markup Language)

HTML, singkatan dari HyperText Markup Language. HTML adalah sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser Internet untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel HTML juga dapat digunakan sebagai lin-link antara file-file dalam situr atau dalam komputer dengan menggunakan localhost atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.

Standar minimum elemen HTML adalah:
  • Document Type Declaration (DTD)
  • Head
  • Body
DTD
Sebagai standar versi dokumen W3C yaitu deklarasi yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis dokumen HTML yang digunakan sehingga browser dapat menentukan bagaimana memperlakukan kode tersebut.

Meta Dokumen
Elemen meta sebagai identitas dari halaman web yang biasa terdifir dari owner, keyword, layout, ataupun inisialisasi proses seperti refresh

Pada perkembangannya, versi HTML yang mulai dipakai saat ini adalah HTML versi 5 yang menggantikan HTML versi 4. Dimana HTML 5 membawa fitur baru dan kemudahan dalam penggunaan tag-tag HTML.

Beberapa Fitur Baru HTML5
  • Tag <canvas> untuk menggambar 2D
  • Tag <video> dan <audio> untuk media playback
  • Mendukung penyimpanan lokal
  • Tag khusus <article>, <footer>, <header>, <nav>, <section>
  • Kontrol baru pada form seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, dan search

2. CSS (Cascading Style Sheet)

CSS adalah aturan untuk mengendalikan komponen dalam sebuah web sehingga lebih terstruktur dan seragam. CSS digunakan untuk melakukan layouting dan mempercantik tampilan dan struktur sebuah website khususnya pada komponen nya.

Saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3

Ada tiga metode penulisan atribut CSS, yaitu:
- Inline Style Sheet
CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style="..." dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.

- Embedded Style Sheet
CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> ... </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.

- External Style Sheet
Menempatkan aturan CSS secara terpisah, style sheet external terhubung dengan dokumen melalui elemen head. File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.

Syntax pada CSS terdiri dari 3 bagian:
- Selector
Bagian selector untuk menentukan pada elemen/tag HTML apa style tersebut diterapkan. Selector dapat berupa nama id elemen atau nama class.

- Property
Property dapat diisi dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll,

- Value
Value diisi dengan nilai dari property nya, misalnya red untuk warna dll.

Setiap akhir penulisan property dan value diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai pemisah antar satu property dengan property lain.

3. Javascript

Javascript adalah bahasa script yang di tempel pada kode HTML dan di proses di sisi klien. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contohnya adalah untuk memvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server. 
Javascript bukan bahasa java dan merupakan dua bahasa yang berbeda. Javascript di interpretasikan oleh klien, sedangkan Java di kompilasi oleh program dan hasil kompilasinya dijalankan oeh klien.

Struktur Javascript
<script language="javascript">
<!--Penulisan javascript kode//-->
</script>

Keterangan :
Kode <!--//--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak mengenali javascript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar sehingga tidak di tampilkan dijendela browser.

Javascript sebagai bahasa berorientasikan objek
Properti adalah atribut dari sebuah objek.
Contoh: objek mobil mempunyai properti warna mobil.
Penulisan:

nama_objek.nama_properti=nilai
window.defaultstatus="selamat belajar javascript"

Metode adalah sekumpulan kode yang digunakan untuk melakukan sesuatu tindakan terhadap objek. Penulisannya:

nama_objek.nama_method(parameter)
document.write("hallo")

Letak javascript dalam HTML
Script Javascript dalam dokumen HTML dapat diletakkan pada:
1. Bagian head
2. Bagian body

Javascript dapat digunakan untuk melakukan operasi:
1. Aritmatic Operator
2. Assignment Operator
3. Comparisson Operators
4. Logical Operator

4. PHP (Preprocesor Hypertext)

PHP adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. PHP dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, dan lainnya.

Sintak yang digunakan PHP adalah <? ... ?> atau <?php ... ?> atau <% ... %>

Dalam pembuatan variabel pada PHP adalah menggunakan tanda dollar ($). Variabel berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan dapat berubah-ubah. Penulisan variable yang benar adalah:
1. Karakter pertama tidak boleh berupa angka (harus berupa huruf atau garis bawah)
2. Tidak mengandung spasi
3. Pemakaian huruf kapital dan huruf kecil dibedakan

PHP mendukung semua fungsi logika ataupun perulangan dalam menuliskan program seperti:
1. IF
2. IF ELSE
3. IF - ELSE IF
4. SWITCH
5. WHILE
6. DO - WHILE
7. FOR

Modularisasi dalam pemrograman sangat diperlukan untuk mempermudah debugging dan pengembangan program. Modularisasi berarti melakukan perbuatan program berdasarkan modul-modul. Setiap modul dikembangkan untuk tujuan dan fungsi khusus. Modul dibuat secara general, modul dapat berupa fungsi atau procedure.

1. Require
Statement require digunakan untuk membaca nilai variable dan fungsi-fungsi dari sebuah file lain.

Cara penulisan:
Require(namafile);

Teknik ini cocok untuk membuat template yang memudahkan proses pengembangan aplikasi dengan menggunakan pola tampilan. Missal dalam membuat design web yang dilakukan dengan kerja tim, pola dan gambar-gambar yang dibutuhkan dapat dibuat dengan teknik ini. Statement require ini tidak dapat dimasukkan dalam suatu struktur looping, misalnya while atau for. Karena hanya memperbolehkan pemanggilan file yang sama tersebut hanya sekali saja.

2. Include
Statement include akan menyertakan isi suatu file tertentu. Include dapat diletakkan di dalam suatu looping misalnya dalam statement for atau while.

Syntax penulisan:
include(namafile);

5. Konektivitas PHP dengan MySQL

Langkah-langkah koneksi PHP-MySQL

1. Membuka koneksi ke server MySQL
mysql_connect()
Digunakan untuk melakukan uji  dan koneksi kepada server database MySQL.

Sintaks :
$conn = mysql_connect (”host”,”username”,”password”);

$conn: adalah nama variabel penampung status hasil koneksi kepada database.
host: adalah nama host atau alamat server database MySQL.
username: adalah nama user yang telah diberi hak untuk dapat mengakses server database.
password: adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk ke dalam database.

2. Memilih database yang akan digunakan di server
mysql_select_db()
Digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang dalam server yang berhasil dikoneksi dengan perintah mysql_connect().

Sintaks :
$db = mysql_select_db(”namadatabase”,$conn);

$db     : berisi status koneksi kepada database.
$conn        : merupakan koneksi kepada server database yang berhasil.
namadatabase     : adalah nama database yang akan dikenai proses.

3. Mengambil sebuah query dari sebuah database.
mysql_query()
Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi database yang berhasil dilakukan koneksinya menggunakan mysql_select_db().

Sintaks :
$hasil = mysql_query(”SQL Statement”);

$hasil: akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.

Contoh SQL Statement: 
”SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY NIM”

4. Mengambil record dari database
a. mysql_fetch_array()
Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql_query(), dan memasukkannya ke dalam array asosiatif, array numeris atau keduanya.

Sintaks :
$row = mysql_fetch_array($hasil);
   
$row: adalah array satu record dari record $hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.
$hasil: adalah record set yang akan diproses.

b. mysql_fetch_assoc()
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array asosiatif.
Sintaks :
$row = mysql_fetch_assoc($hasil);

c.  mysql_fetch_row()
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array numeris.
Sintaks :
$row = mysql_fetch_row($hasil);
   
d. mysql_num_rows()
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada database.
Sintaks :
$row = mysql_num_row($hasil);

$row : akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.


6. Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile

jQuery Mobile adalah framework berbasis jQuery  yang memudahkan kita untuk membuat web app untuk mobile.  Selain jQuery mobile sebenarnya banyak framework lain yang dapat digunakan seperti Sencha,  jTouch, DHTMLX Touch, Jo dan lainnya.  

Kelebihan  jQuery adalah:
1. Support  banyak  platform:  Webkit (Android, iOS, Opera, Chrome), Firefox mobile, Windows  Phone,  Blackberry, Bada, Meego.  
2. Berbasis JQuery yang populer.
3. Penggunanya banyak dan forum aktif.

jQuery Mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header dan elemen form dan navigasi. Kode ini dibangun oleh jQuery dan terus dikembangkan oleh pengembangnya secara aktif untuk memperbaiki bug-bug yang ada diaplikasi ini. Banyak fitur yang ditawarkan dalam framework ini termasuk dukungan HTML5, Ajax-powered navigasi link, dan sentuhan atau navigasi gesekan. File jQuery Mobile bisa didapatkan pada web https://jquerymobile.com/

Referensi:
Modul Praktikum Pemrograman Web Universitas Muhammadiyah Sidoarjo



Comments

Popular posts from this blog

Rangkuman Praktikum RPL UMSIDA 2019 - Rendy